SMARTMEDAN.COM – Selalu ada ide untuk memanfaatkan Bulan Suci Ramadan dengan maksimal, salah satunya melalui upaya konservasi lingkungan. Sekelompok pemuda yang tergabung dalam Media MToday berkolaborasi dengan Komunitas River Hunter Sumut menggelar kegiatan Ngabuburit Menanam Durian di Desa Nambiki, Kecamatan Selesai, Kabupaten Langkat.
Kegiatan ini mengajak masyarakat melakukan aksi sederhana namun berdampak jangka panjang bagi lingkungan dengan membawa bibit-bibit pohon buah untuk ditanam di halaman hingga ladang milik warga. Founder MToday, Mangara Wahyudi, mengatakan bahwa kegiatan ini tidak sekadar menanam pohon, tetapi juga memastikan keberlanjutannya agar menghasilkan buah siap petik untuk warga.
“Bukan hanya menanam bibit-bibit pohon buah, kami juga berupaya menumbuhkannya. Ini merupakan salah satu konsep keberlanjutan agar pohon-pohon yang kami tanam di Desa Nambiki dipastikan tidak mati dan menghasilkan buah siap petik untuk warga,” kata Mangara, Senin (16/3/2026).
Ia menambahkan, penanaman pohon menjadi salah satu ikhtiar menghadapi krisis iklim yang dampaknya semakin nyata. Kerusakan hutan secara sistematis dinilai memperbesar risiko bencana ekologis seperti banjir bandang dan longsor, terutama setelah dampak Siklon Tropis Senyar di Sumatera Utara pada akhir 2025 lalu.
“Kolaborasi ini merupakan salah satu tindak nyata dalam mendukung upaya konservasi. Bayangkan jika suatu wilayah kehilangan lahan hijau atau daerah aliran sungainya tak lagi memiliki pepohonan, maka sangat rentan diterjang banjir bandang dan longsor. Contohnya seperti yang terjadi di Sumatera Utara pada akhir 2025 ketika Siklon Tropis Senyar memberi dampak signifikan,” ujarnya.
Bibit yang ditanam merupakan bibit unggul yang diharapkan dapat mendukung ketahanan pangan serta menambah nilai ekonomi keluarga di kemudian hari. “Selain menjaga agar lahan warga tetap hijau, kolaborasi MToday dan River Hunter Sumut juga mendukung ketahanan pangan. Pohon buah seperti durian yang kami tanam ini diharapkan dapat dipanen masyarakat di kemudian hari, baik untuk konsumsi mau pun menambah nilai ekonomi keluarga,” tuturnya.
Founder River Hunter Sumut, Eko Agus Herianto, menilai pendekatan ini mampu meningkatkan kesadaran warga akan pentingnya menjaga lingkungan sekitar. “Kegiatan ngabuburit sambil menanam pohon ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi warga mau pun makhluk hidup lainnya. Lewat hal sederhana seperti menanam pohon, semoga nilai-nilai habluminannas dan kerukunan dapat kita petik di kemudian hari,” pungkas Eko.
Sumber: Tribun Medan
