SMARTMEDAN.COM – Pengunjung di Pasar Kaget Kota Binjai, Sumatera Utara, mendadak heboh pada Minggu (15/3/2026) sekitar pukul 23.00 WIB. Pasalnya, satu unit mobil Honda Brio warna putih dengan nomor polisi BK 1796 RAA melaju dengan kecepatan tinggi dan menabrak sedikitnya empat warung milik pedagang.
Informasi yang diperoleh, korban akibat peristiwa tersebut diduga lebih dari tiga orang. Para korban kini sudah dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah Djoelham untuk mendapatkan perawatan medis secara intensif.
Salah satu pemilik warung yang menjadi korban, Reza, menjelaskan bahwa pengemudi mobil tersebut adalah seorang wanita. Ia menduga sopir berkendara dalam keadaan mabuk atau tidak sadar karena cara mengemudinya yang tidak terkendali.
”Dari ujung sudah ngebut, kita gak tau lah sudah mabuk atau apa, kayaknya mabuk,” ujar Reza, Minggu malam.
Reza menambahkan bahwa mobil tersebut menabrak secara zig-zag. “Pertama nabrak warung di ujung, (nabrak) di-zig-zag-kan dia (sopir), (sempat) nabrak mobil baru kemari (arah kedai Reza) nabrak. Sekitar empat kedai (yang ditabrak),” sambungnya.
Insiden ini mengakibatkan arus lalu lintas macet total dan kondisi warung-warung di lokasi kejadian porak-poranda. Reza menaksir kerugian materiil mencapai puluhan juta rupiah.
“Yang di mobil ada satu orang perempuan, sudah dibawa pihak kepolisian,” tambah pria yang sehari-hari berjualan kerang rebus tersebut.
Berdasarkan penuturan Reza, salah satu konsumennya yang sedang makan juga turut menjadi korban. “Tadi ada konsumen makan, kemudian (sempat lari), karena mobilnya kencang kali nabrak, nyangkut dia (korban ditabrak) di mobil, perempuan (korban yang ditabrak). Korban sudah di rumah sakit, suaminya yang bawa,” ujar Reza.
Reza pun berharap agar pelaku dapat diproses secara hukum. “Harapannya kalau bisa pelakunya dihukum, bertanggung jawab (atas perbuatannya),” tambahnya.
Sekitar pukul 00.30 WIB, kendaraan yang menabrak lokasi tersebut telah dievakuasi. Saat ini, Unit Penegakan Hukum Satuan Lalu Lintas Polres Binjai masih tengah menyelidiki peristiwa kecelakaan tersebut untuk memastikan penyebab pasti kejadian.
Sumber: Tribun Medan
