SMARTMEDAN.COM – Kapolres Simalungun, AKBP Marganda Aritonang, melakukan pengecekan mendadak ke Pelabuhan Operasional Marihat Permai di Pasir Putih, Parapat, Jumat (19/3/2026). Langkah ini diambil guna memastikan standar keselamatan kapal wisata yang membawa pengunjung berkeliling perairan Danau Toba terpenuhi dengan ketat.
Kasi Humas Polres Simalungun, AKP Verry Purba, menjelaskan bahwa pengecekan ini mencakup kondisi fisik kapal hingga ketersediaan alat keselamatan utama. Kapolres menekankan agar pengelola pelabuhan tidak mengangkut penumpang melebihi kapasitas (overload) yang telah ditentukan.
“Kapolres menegaskan kelayakan harus diperiksa mulai dari kondisi kapal hingga memastikan tidak ada muatan berlebih. Alat keselamatan seperti life jacket (jaket pelampung) dan life buoy (pelampung lingkaran) harus dalam kondisi baik dan siap pakai,” ujar AKP Verry, Sabtu (15/3/2026).
Selain aspek keamanan, AKBP Marganda juga memastikan transparansi tarif bagi wisatawan. Berdasarkan informasi petugas loket, biaya perjalanan pulang-pergi mengunjungi situs wisata di perairan Danau Toba ditetapkan sebesar Rp 35.000 per orang. Kapolres juga memastikan jadwal keberangkatan tersedia setiap jam guna memberikan pelayanan optimal.
Dalam interaksinya dengan pengunjung, Kapolres mengimbau wisatawan untuk selalu menggunakan pelampung selama berada di atas air. Ia juga mensosialisasikan penggunaan Call Center Polri 110 sebagai sarana pelaporan cepat jika terjadi situasi darurat atau gangguan keamanan.
Kegiatan ini merupakan bagian dari Operasi Ketupat Toba 2026 dalam rangka pengamanan libur Idulfitri 1447 H. Hingga saat ini, situasi di Pelabuhan Marihat Permai terpantau aman dan kondusif, dengan antusiasme wisatawan yang tinggi menikmati keindahan Danau Toba.
Sumber: Tribun Medan
