SMARTMEDAN.COM, MEDAN – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Maritim Belawan mengimbau para nelayan di Sumatera Utara untuk mewaspadai adanya potensi gelombang tinggi. Berdasarkan analisis BMKG yang disiarkan melalui pesan WhatsApp di grup MEDIA (INFO BMKG SU), diterangkan bahwa potensi gelombang tinggi terjadi pada hari ini, Jumat 27 Maret 2026.
Potensi terjadinya gelombang tinggi bisa berlangsung hingga 29 Maret 2026. Menurut analisis BMKG Maritim Belawan, tinggi gelombang bisa mencapai 1,25 hingga 2,5 meter. Kawasan yang berpotensi mengalami gelombang tinggi adalah perairan barat Kepulauan Batu, perairan barat Kepulauan Nias dan Samudera Hindia barat Kepulauan Nias. BMKG mengimbau para nelayan harus berhati-hati jika “angin berkecepatan 15 knot dengan tinggi gelombang 1,25 meter.”
Sementara itu, BMKG Wilayah I Medan turut menginformasikan penyebab cuaca panas di Sumut, khususnya di Kota Medan. Kepala BMKG Wilayah I Medan, Hendro Nugroho mengatakan, berdasarkan data pengamatan pada 26 Maret 2026, suhu udara maksimum mencapai 36.0 °Celcius.
“Hal ini dikarenakan posisi matahari tepat berada di khatulistiwa dan tutupan awan yang minim di wilayah pesisir Timur Sumatera Utara, sehingga intensitas radiasi matahari yang diterima lebih maksimal daripada biasanya,” jelasnya.
Kondisi kelembapan udara atas yang cukup kering mengakibatkan pertumbuhan awan sulit terbentuk di pesisir timur Sumatera Utara. “Indeks ultraviolet sinar matahari (UV) di Kota Medan dan sekitarnya dalam kategori bahaya, sangat tinggi pada pukul 10.00 WIB hingga 14.00 WIB,” ungkapnya.
Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap hal-hal yang dapat memicu terjadinya kebakaran. “Mengingat cuaca yang masih cukup panas, masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap hal-hal yang dapat memicu terjadinya kebakaran, mengurangi kegiatan di luar rumah pada jam jam puncak (10.00 WIB hingga 16.00 WIB), memperbanyak konsumsi air putih dan buah serta menggunakan sunscreen (tabir surya),” ucapnya.
Sumber: Tribun Medan
