SMARTMEDAN.COM, MEDAN – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) menetapkan target realisasi pajak yang cukup tinggi untuk tahun anggaran 2026. Kepala Bapenda Sumut, Sutan Tolang Lubis, mengungkapkan bahwa target penerimaan pajak tahun ini dipatok mencapai Rp1,8 triliun, naik dibanding tahun sebelumnya yang berada di angka Rp1,6 triliun, Rabu (22/4/2026).
Fokus utama dari target tersebut dialokasikan pada sektor Pajak Kendaraan Bermotor (PKB). Berdasarkan data realisasi triwulan pertama (Januari hingga 19 April 2026), penerimaan PKB di Sumatera Utara baru menyentuh angka Rp379,8 miliar. Oleh karena itu, pihak Bapenda kini tengah menggencarkan berbagai langkah strategis guna mengejar sisa target yang telah ditetapkan, Selasa (21/4/2026).
Sutan Tolang Lubis mengakui bahwa tantangan terbesar dalam mencapai target tersebut adalah masih rendahnya kesadaran masyarakat untuk membayar pajak tepat waktu. Menariknya, tahun ini Bapenda tidak lagi mengandalkan program pemutihan, melainkan beralih ke skema pemberian keringanan dan apresiasi bagi wajib pajak yang taat.
“Tantangannya adalah meningkatkan kesadaran masyarakat. Jika tahun sebelumnya ada pemutihan, maka tahun ini kita lebih kepada memberi keringanan. Kami menilai program pemutihan justru cenderung membuat masyarakat menunda pembayaran pajak karena menunggu momen tersebut,” ujar Sutan.
Sebagai upaya stimulan, Bapenda Sumut berencana menggelar “Gebyar Pajak” dan menyiapkan beragam hadiah menarik bagi warga yang tertib membayar pajak kendaraan mereka. Pendekatan persuasif ini diharapkan dapat mengubah pola pikir masyarakat agar lebih proaktif dalam menjalankan kewajibannya tanpa harus menunggu denda dihapuskan.
Melalui inovasi pelayanan dan pemberian apresiasi nyata ini, Bapenda optimis realisasi pajak tahun 2026 dapat tercapai sesuai rencana. Peningkatan pendapatan dari sektor pajak ini nantinya akan dialokasikan kembali untuk mendukung berbagai program pembangunan infrastruktur dan peningkatan layanan publik di seluruh wilayah Sumatera Utara.
Sumber: Tribun Medan
