SMARTMEDAN.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Samosir menyatakan dukungan penuh terhadap transformasi sektor pertanian menuju sistem modern berbasis Kecerdasan Buatan atau Artificial Intelligence (AI). Hal ini dibahas dalam rapat tindak lanjut yang dihadiri oleh Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah (Baperida) Samosir, Rajoki Simarmata, bersama para kepala daerah se-kawasan Toba.
Pertemuan strategis tersebut dibuka langsung oleh Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, di Mess Pora-Pora Parapat, Kabupaten Simalungun, Jumat (6/3/2026). Rapat ini merupakan langkah konkret menindaklanjuti arahan pusat terkait pengembangan potensi daerah di sekitar Danau Toba.
“Kegiatan ini merupakan tindaklanjut dari pertemuan Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan bersama Kepala Daerah se-Kawasan Danau Toba beberapa waktu lalu di Jakarta,” ujar Rajoki Simarmata, Minggu (8/3/2026).
Gubernur Bobby Nasution menegaskan bahwa inovasi pertanian berbasis AI ini akan sejalan dengan rencana pembentukan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) yang berfokus pada pertanian modern dan berkelanjutan di Sumatera Utara. Menurutnya, kolaborasi antar kepala daerah sangat dibutuhkan agar program ini dapat segera terealisasi.
“Program ini, harus kita dukung bersama. Langkah-langkah apa yang perlu kita sepakati, teknisnya bagaimana, tahapannya seperti apa. Itulah yang perlu kita kaji bersama dalam rapat ini,” ujar Bobby Nasution memberikan arahan.
Bobby juga meminta komitmen penuh dari setiap pimpinan daerah untuk menyiapkan tim teknis yang solid guna menyukseskan program dari pemerintah pusat tersebut. “Seluruh kepala daerah khususnya yang ada di Kawasan Toba ini harus ikut berperan aktif, kita bentuk tim, dan kita harus siap mendukung program pusat,” jelasnya.
Teknologi AI ini nantinya diproyeksikan menjadi “asisten digital” bagi para petani di kawasan Toba. Inovasi ini mampu membantu memprediksi curah hujan secara akurat, menentukan waktu tanam dan panen yang tepat, menganalisis potensi serangan hama sejak dini, hingga menghitung proyeksi hasil produksi secara mendetail.
Dengan adanya sentuhan teknologi ini, diharapkan produktivitas pertanian di Kabupaten Samosir dan sekitarnya dapat meningkat signifikan, sekaligus memperkuat ketahanan pangan dan kesejahteraan petani di Sumatera Utara.
Sumber: Tribun Medan
