SMARTMEDAN.COM, ASAHAN – Media sosial baru-baru ini diramaikan oleh video viral tiga siswa sekolah dasar di Desa Padang Sipirok, Kecamatan Aek Ledong, Kabupaten Asahan, yang menolak mengonsumsi paket Makanan Bergizi Gratis (MBG). Dalam rekaman tersebut, para siswa mengeluhkan aroma tidak sedap dari menu ikan yang mereka terima, Rabu (22/4/2026).
“Bapak MBG, ikannya bau, kami tidak mau makan,” ucap ketiga bocah tersebut sambil menunjukkan kotak makanan berisi ikan mujair, sayur kacang panjang, dan buah salak. Keluhan serupa juga terdengar dari suara seorang wanita dalam video berbeda yang memperlihatkan kondisi menu yang dinilai kurang layak konsumsi karena bau amis yang menyengat.
Menanggapi kejadian tersebut, Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Aek Ledong Timur 2, Yusril Pasaribu, secara resmi menyampaikan permohonan maaf melalui laman media sosial instansinya. Ia mengklarifikasi bahwa menu ikan nila asam padeh yang disajikan pada Senin (13/4/2026) lalu tersebut tidak busuk, melainkan kurangnya kontrol pada saat proses pengolahan bumbu.
“Saya memohon maaf kepada pihak sekolah dan seluruh penerima manfaat. Ikan nila yang kami sajikan bukanlah busuk, melainkan masih berbau amis karena kurangnya kontrol dan kurang bumbu saat proses memasak di dapur kami,” jelas Yusril Pasaribu dalam keterangannya kepada media.
Ia mengakui adanya kelalaian dalam pengawasan mutu sebelum makanan tersebut didistribusikan ke sekolah-sekolah. Pihak SPPG berjanji akan menjadikan insiden ini sebagai bahan evaluasi besar guna meningkatkan kualitas pengolahan menu dan memperketat kontrol standar kebersihan serta rasa agar kejadian serupa tidak terulang kembali di masa mendatang.
Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) merupakan salah satu program prioritas pemerintah pusat yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas gizi anak sekolah di seluruh Indonesia. Dengan adanya kejadian ini, diharapkan pengawasan di tingkat satuan pelayanan dapat diperkuat demi menjamin keamanan dan kenyamanan anak-anak selaku penerima manfaat utama program tersebut.
Sumber: Tribun Medan
