SMARTMEDAN.COM, MEDAN – Wali Kota Medan, Rico Waas, menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas pelayanan bagi jemaah haji asal Kota Medan pada penyelenggaraan tahun 2026. Fokus utama mencakup penyediaan transportasi, dukungan teknis, hingga pengamanan lingkungan bagi warga yang berangkat ke Tanah Suci, Selasa (14/4/2026).
Dalam audiensi bersama Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Medan di Rumah Dinas Wali Kota, Senin (14/4/2026), Rico Waas meminta agar setiap kendala dalam proses persiapan segera dilaporkan agar dapat ditindaklanjuti dengan cepat.
Pemko Medan juga akan berperan aktif dalam menyosialisasikan informasi administratif dan ketentuan barang bawaan kepada para jemaah.
“Pelayanan harus terus kita tingkatkan agar masyarakat benar-benar merasakan kehadiran pemerintah. Selain dukungan teknis dan transportasi, kami juga menginstruksikan jajaran kewilayahan untuk melakukan pengawasan terhadap rumah-rumah warga yang ditinggal selama menjalankan ibadah haji,” ujar Rico Waas.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Medan, M. Bambang Irawan Hutasuhut, melaporkan bahwa total jemaah haji asal Kota Medan tahun ini mencapai 1.883 orang. Dari jumlah tersebut, sekitar 4 persen merupakan jemaah lanjut usia (lansia) di atas 80 tahun yang menjadi prioritas keberangkatan.
Sesuai jadwal, kloter pertama jemaah asal Medan akan mulai masuk ke Asrama Haji pada 21 April dan dijadwalkan berangkat melalui Bandara Internasional Kualanamu pada 22 April 2026. Secara keseluruhan, jemaah dari Sumatera Utara mencapai 5.894 orang yang terbagi dalam 17 kelompok terbang (kloter).
Dukungan transportasi, khususnya penyediaan armada bus bagi petugas dan pengantar jemaah, menjadi salah satu poin krusial yang disiapkan oleh Pemko Medan guna memastikan proses keberangkatan berjalan lancar dan tertib.
Sumber: Tribun Medan
