SMARTMEDAN.COM, MEDAN – Setelah menjalani libur panjang Hari Raya Idulfitri 2026, sebanyak 61 atlet binaan National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Sumatera Utara kembali menjalani program Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda) berjalan. Program ini resmi dimulai kembali pada 26 Maret 2026 untuk menjaga performa atlet menghadapi berbagai agenda kompetisi mendatang.
Ketua Umum NPC Sumut, Alan Sastra Ginting, memastikan seluruh atlet diwajibkan sudah kembali ke mess dan siap mengikuti program latihan sesuai jadwal. Fokus utama pada sesi latihan perdana ini adalah penyesuaian kondisi fisik dan pemantauan berat badan atlet. Hal ini menjadi perhatian khusus tim pelatih mengingat pola konsumsi selama Lebaran yang berpotensi memicu kenaikan berat badan.
“Latihan perdana fokus pada adaptasi. Kami akan melakukan penimbangan, terutama untuk cabang olahraga seperti atletik, angkat berat, dan judo. Jika ditemukan peningkatan berat badan, pelatih akan segera menyusun program khusus untuk mengembalikan kondisi optimal,” ujar Alan, Senin (30/3/2026).
Meskipun menjalani libur, Alan menegaskan bahwa para atlet tetap menjalankan program latihan mandiri di bawah pemantauan tim pelatih masing-masing.
Berdasarkan laporan, hampir seluruh atlet mengikuti arahan tersebut dengan baik sehingga kondisi fisik dasar mereka diharapkan tidak mengalami penurunan signifikan.
Dengan dimulainya kembali Pelatda, NPC Sumut berharap para atlet dapat meningkatkan intensitas latihan demi menghadapi agenda penting seperti seleksi nasional (seleknas) dalam waktu dekat.
“Harapannya atlet tetap fokus. Setelah Lebaran ini kita akan lebih serius lagi karena tahun ini ada beberapa agenda seleknas yang harus kita hadapi,” pungkasnya.
Sumber: Tribun Medan
