SMARTMEDAN.COM – Masjid Al Musannif kembali menjadi destinasi favorit masyarakat Medan untuk merasakan kekhidmatan bulan suci Ramadan. Sepanjang bulan puasa tahun ini, masjid yang didirikan oleh almarhum Haji Anif tersebut konsisten menyediakan layanan buka puasa gratis dengan menyiapkan sekitar 1.000 porsi takjil dan 1.000 paket makanan berat setiap harinya.
Program berbagi ini terbuka untuk seluruh jemaah dan masyarakat umum yang datang ke masjid. Sejak hari pertama Ramadan, antusiasme warga terlihat tinggi untuk mengikuti rangkaian ibadah sekaligus menikmati hidangan berbuka dalam suasana kebersamaan.
Ketua Yayasan Haji Anif, Musa Rajekshah, mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan komitmen berkelanjutan yayasan untuk melayani masyarakat sekaligus menyemarakkan syiar Islam di lingkungan masjid.
“Setiap hari kami menyediakan sekitar 1.000 takjil dan 1.000 paket makanan berbuka bagi jamaah di Masjid Al Musannif,” ujar pria yang akrab disapa Ijeck tersebut.
Menariknya, kepedulian Masjid Al Musannif tidak hanya terbatas pada bulan Ramadan saja. Di luar bulan suci, masjid ini juga rutin menyediakan hidangan berbuka puasa gratis setiap hari Senin dan Kamis bagi para jemaah yang menjalankan ibadah puasa sunnah. Hal ini sejalan dengan visi almarhum Haji Anif yang ingin menjadikan masjid sebagai pusat kegiatan sosial yang bermanfaat nyata bagi umat.
Suasana hangat di Masjid Al Musannif turut dirasakan oleh Rida (45), seorang ibu rumah tangga yang sengaja memboyong anak-anaknya untuk berbuka di sana. Menurutnya, berbuka di masjid memberikan pengalaman spiritual yang berbeda dibandingkan di rumah.
“Saya datang bersama anak-anak ingin menikmati suasana berbuka di masjid. Rasanya lebih terasa Ramadan-nya karena bisa berbuka bersama-sama dengan jamaah lainnya,” kata Rida. Ia menambahkan bahwa momen ini menjadi kesempatan bagi keluarganya untuk merasakan kehangatan silaturahmi. “Bisa ramai-ramai menikmati berbuka puasa di masjid, suasananya lebih hangat dan terasa kebersamaannya,” tambahnya.
Melalui konsistensi program ini, Yayasan Haji Anif berharap keberadaan Masjid Al Musannif tidak hanya menjadi tempat sujud bagi umat Muslim, tetapi juga menjadi simpul sosial yang mempererat ikatan persaudaraan antarwarga di Sumatera Utara.
Sumber: Tribun Medan
