SMARTMEDAN.COM, MEDAN – Kabar gembira bagi pecinta sepak bola di Sumatera Utara, Stadion Teladan Medan secara resmi telah ditetapkan sebagai salah satu venue pelaksanaan Piala AFF U-19 tahun 2026. Kepastian ini disampaikan langsung oleh Exco PSSI, Arya Sinulingga, usai acara pembagian grup Piala AFF U-19 yang digelar di Aula Tengku Rizal Nurdin pada Kamis (7/5).
Turnamen sepak bola bergengsi di Asia Tenggara ini dijadwalkan akan berlangsung pada 1 hingga 14 Juni 2026 mendatang.
Arya menjelaskan bahwa untuk menyukseskan perhelatan besar ini, pihak penyelenggara berencana menggunakan tiga stadion bertaraf internasional yang ada di Sumatera Utara. Penggunaan fasilitas modern ini diharapkan dapat memberikan pengalaman bertanding yang maksimal bagi para talenta muda dari berbagai negara.
“Kemungkinan kita akan memakai tiga stadion. Mulai dari Teladan, Stadion Utama dan Madya,” ujar Arya kepada awak media mengenai rencana infrastruktur pertandingan.
Selain tiga stadion utama sebagai arena laga, panitia juga telah menyiapkan tiga lapangan tambahan sebagai pusat latihan bagi tim-tim peserta. Fasilitas pendukung yang disiapkan meliputi Stadion Mini Pancing, Stadion Kebun Bunga, serta Lapangan Madya II. Keberadaan fasilitas ini dinilai menjadi bukti nyata bahwa kesiapan Sumatera Utara dalam menyelenggarakan event internasional tidak perlu diragukan lagi.
Kesiapan infrastruktur olahraga yang kuat di wilayah ini dipandang sebagai sebuah pencapaian besar yang mampu bersaing dengan fasilitas di daerah lain. “Untuk lapangan latihan juga sangat layak, seperti Stadion Mini Pancing, Kebun Bunga, dan Madya. Ini menunjukkan Sumatera Utara memiliki infrastruktur yang kuat dan kita tidak kalah dengan Pulau Jawa,” ungkap Arya. Ia menambahkan rasa bangganya terhadap perkembangan fasilitas sepak bola di Kota Medan yang kini semakin memadai.
Mengenai status Stadion Teladan yang masih dalam proses revitalisasi, pihak penyelenggara memastikan persiapan akan terus dilakukan demi kelayakan pertandingan. Meskipun nantinya kapasitas penonton mungkin belum bisa digunakan secara penuh, namun aspek teknis lapangan dan fasilitas pemain akan tetap diutamakan.
“Kesiapannya tentu akan kami persiapkan dengan baik. Memang kemungkinan belum bisa full penonton, tetapi untuk kondisi lapangan, infrastruktur pemain, ruang ganti, dan fasilitas lainnya akan kami usahakan secepatnya agar layak digunakan,” tegasnya.
Penunjukan Sumatera Utara sebagai tuan rumah diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan sepak bola lokal serta meningkatkan antusiasme masyarakat. Kesuksesan ajang ini nantinya akan menjadi barometer bagi kesiapan Medan dalam menyelenggarakan event-event internasional lainnya di masa depan.
“Kita tentu bangga menjadi orang Medan karena punya infrastruktur sepak bola yang bagus,” pungkas Arya menutup keterangannya.
Sumber: Tribun Medan
