Skip to content
Radio Smart Medan

Radio Smart Medan

Kanal Bisnis dan Ispirasi

  • STREAMING
  • BUSINESS TODAY
  • MEDAN
  • NASIONAL
  • ORDINARY NEWS
  • TALKSHOW
  • EDUKASI
  • Toggle search form
  • Minyakita Langka dan Harga Meroket di Medan, Bulog Prioritaskan Stok untuk Bantuan Pangan MEDAN
  • Lini Belakang Rapuh, Pelatih PSMS Medan Siapkan Evaluasi Besar Pasca-Hasil Imbang Uncategorized
  • Polres Pelabuhan Belawan Berhasil Ungkap Sindikat Perdagangan Bayi di Deli Serdang MEDAN
  • Top 5 Nasional! UINSU Medan Sabet Predikat PTKIN Terbaik Versi UniRanks 2026 DAERAH
  • Soroti Wacana WFH bagi ASN Pemko Medan, DPRD Ingatkan Pengawasan Ketat agar Tetap Produktif DAERAH
  • Tragis! Wanita 45 Tahun Tewas Tersambar Kereta Api BBM di Siantar Timur, Keluarga Sebut Korban Alami Gangguan Pendengaran MEDAN
  • Sembunyi di Balik Tumpukan Boneka, Spesialis Pencuri 25 Motor di Sergai Berhasil Diciduk Polisi DAERAH
  • Hadir Jadi Saksi Sidang Korupsi DJKA, Ketua Demokrat Sumut Lokot Nasution Akui Kenal Terdakwa Namun Bantah Terlibat MEDAN

Dugaan Malpraktik Pengangkatan Rahim di RS Muhammadiyah Sumut Viral, Dinkes dan RS Beri Penjelasan Berbeda

Posted on April 24, 2026 By Adinda Putri Prasetia No Comments on Dugaan Malpraktik Pengangkatan Rahim di RS Muhammadiyah Sumut Viral, Dinkes dan RS Beri Penjelasan Berbeda

SMARTMEDAN.COM, MEDAN – Publik Sumatera Utara dihebohkan dengan viralnya sebuah video yang memperlihatkan seorang pasien wanita, Mimi Maisyah (48), terbaring lemas dan keluarga yang memprotes keras pihak Rumah Sakit (RS) Muhammadiyah Sumut. Pasien diduga menjadi korban malpraktik berupa pengangkatan rahim tanpa persetujuan jelas saat menjalani operasi miom, Jumat (24/4/2026).

Dalam video yang beredar, seorang wanita tampak meluapkan kemarahan kepada pihak rumah sakit. Ia menyebut pasien semula hanya dijadwalkan operasi penyakit miom, namun justru berakhir dengan pengangkatan rahim. “Malpraktik. Inilah hasilnya bukannya sembuh malah makin parah. Panggil dokternya, bukan polisi yang dipanggil. Enggak ada tanggung jawab kalian,” teriak perempuan dalam video tersebut.

Respons Dinas Kesehatan Sumatera Utara Sekretaris Dinas Kesehatan Sumut, Hamid Rijal Lubis, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah melakukan tinjauan ke RS Muhammadiyah pada Rabu lalu. Dinkes juga tengah berkoordinasi untuk mendapatkan keterangan tertulis dan menjadwalkan pertemuan dengan keluarga pasien untuk mencari titik terang.

“Dugaan pengangkatan rahim belum bisa kami pastikan sekarang karena masih banyak tahapan pemeriksaan. Kami baru mendapatkan informasi dari satu sisi,” ujar Hamid, Kamis (23/4/2026). Ia menambahkan bahwa pemeriksaan ini juga berkolaborasi dengan Ombudsman Sumut. Hamid menegaskan, jika ditemukan kesalahan fatal, sanksi tegas mulai dari pencabutan izin praktik hingga penghentian operasional rumah sakit akan diberlakukan sesuai prosedur.

Klarifikasi Pihak RS Muhammadiyah Sumut Menanggapi tudingan tersebut, Kepala Bagian Umum RS Muhammadiyah Sumut, Ibrahim Nainggolan, membantah bahwa operasi dilakukan tanpa persetujuan. Menurutnya, pihak rumah sakit telah memberikan edukasi sejak konsultasi pertama di bulan Januari.

“Bahwa tidak benar dokter melaksanakan operasi angkat rahim tanpa sepengetahuan atau tanpa persetujuan, karena dokumen administrasi ditandatangani oleh keluarga,” jelas Ibrahim. Ia menambahkan, pada Januari keluarga sempat menolak operasi segera, namun kembali pada Februari dengan memberikan persetujuan sehingga operasi diagendakan pada 20 Februari. Terkait infeksi nanah pasca operasi, Ibrahim mengklaim pihak RS sudah melakukan penanganan sesuai standar, seperti pembersihan dan penggantian perban.

Kronologi Versi Pasien Di sisi lain, Mimi Maisyah menceritakan kronologi yang berbeda. Ia mulai didiagnosa mengidap Mioma Uteri (daging tumbuh di dinding rahim) pada 13 Januari 2026. Sebulan kemudian, pada 13 Februari, ia kembali ke RS karena keluar banyak cairan dari rahim dan disarankan operasi. Operasi berjalan selama 3,5 jam pada 20 Februari, di mana dokter menunjukkan miom yang diangkat kepada keluarga tanpa menyebutkan soal pengangkatan rahim.

Masalah muncul saat luka bekas jahitan mengalami infeksi nanah pada 26 Februari. Setelah beberapa kali perawatan di RS Muhammadiyah tak kunjung membaik, pada 13 April Mimi memutuskan pindah ke RS Haji Medan. Di sanalah kebenaran terungkap saat pihak RS Haji memeriksa laporan Patologi Anatomi (PA) miliknya.

“Dokter RS Haji menjelaskan sebenarnya rahim saya sudah diangkat. Saya terdiam karena dokter RS Muhammadiyah bilang rahim tidak diangkat, hanya miom saja,” ungkap Mimi. Terkait dokumen persetujuan, Mimi menyebutkan bahwa saat itu anaknya diminta tanda tangan secara terburu-buru tanpa diberi kesempatan untuk membaca isi dokumen secara detail. “Minta langsung tanda tangan saja, mungkin karena urgent atau gimana jadi dia tanda tangan tanpa disuruh baca dulu,” pungkasnya.

Kini, Mimi Maisyah bersama keluarganya telah mengambil langkah hukum dengan mengajukan somasi dan menuntut pertanggungjawaban atas perbuatan pihak Rumah Sakit Muhammadiyah Sumatera Utara.

Sumber: Tribun Medan

DAERAH, MEDAN Tags:#BeritaViral, #DinkesSumut, #DugaanMalpraktik, #infomedan, #KasusKesehatan, #MalpraktikMedan, #RSMuhammadiyahSumut, #SmartMedan

Post navigation

Previous Post: Jamin Kesejahteraan Karyawan, PKSS Medan Pastikan Hak Upah hingga Pesangon Pekerja Berjalan Sesuai Regulasi
Next Post: Meski Kecewa Hasil Imbang, Kapten PSMS Tegaskan Semangat Juang Ayam Kinantan Tak Padam di Laga Spesial HUT ke-76

Related Posts

  • Pastikan Kelancaran Arus Balik, Kapolres Pematangsiantar Cek Kesiapan Personel di Pos Ops Ketupat Toba 2026 DAERAH
  • Gunakan Produk Investasi Fiktif, Eks Pejabat Bank di Rantauprapat Tilap Rp 28 Miliar Uang Jemaat Gereja DAERAH
  • Sidang Korupsi Jalur KA Medan-Binjai: Para Kontraktor Akui Setor Ratusan Juta Akibat Diperas Oknum Pejabat DAERAH
  • Hari Pertama Kerja Usai Lebaran, Pemprov Sumut Terapkan Sistem 50 Persen WFO dan WFH MEDAN
  • H+3 Lebaran, Pasar Simpang Limun Medan Masih Lengang, Pedagang Pilih Tutup Lapak Lebih Awal MEDAN
  • Pererat Silaturahmi Ramadan, Ditressiber Polda Sumut Berbagi Kebahagiaan di Panti Asuhan Al Munawaroh DAERAH

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Optimalkan Pendapatan Daerah, Bapenda Sumut Patok Target Pajak Kendaraan Rp1,8 Triliun di Tahun 2026 MEDAN
  • Panduan Ibadah Tri Hari Suci 2026: Intip Jadwal Misa Lengkap di Gereja Katedral Medan MEDAN
  • Aksi Hijau di Bulan Ramadan: MToday dan River Hunter Sumut Tanam Durian di Langkat DAERAH
  • Bebas Murni Setelah 131 Hari Ditahan, Amsal Sitepu: Saya Bangga Jadi Videografer dan Tidak Trauma! MEDAN
  • Pertamina Sumbagut Tegaskan Stok Aman, Warga Diimbau Tak Terpancing Kabar Kelangkaan BBM MEDAN
  • Perkuat Perlindungan Karya Cipta, Kanwil Kemenkum Sumut Edukasi Masyarakat Pematangsiantar Soal Royalti dan Kekayaan Intelektual DAERAH
  • Harga Plastik Melonjak Hingga 80 Persen, Disperindag ESDM Sumut Sebut Dampak Kenaikan Minyak Dunia BUSINESS TODAY
  • Begal Kian Sadis di Medan, Ketua DPRD Wong Chun Sen Desak Polisi dan TNI Intensifkan Patroli Jam Malam DAERAH
www.smartmedan.com
www.smartpekanbaru.com
www.smartmakassar.com

Copyright © 2026 Radio Smart Medan.

Powered by PressBook News WordPress theme

Powered by
►
Necessary cookies enable essential site features like secure log-ins and consent preference adjustments. They do not store personal data.
None
►
Functional cookies support features like content sharing on social media, collecting feedback, and enabling third-party tools.
None
►
Analytical cookies track visitor interactions, providing insights on metrics like visitor count, bounce rate, and traffic sources.
None
►
Advertisement cookies deliver personalized ads based on your previous visits and analyze the effectiveness of ad campaigns.
None
►
Unclassified cookies are cookies that we are in the process of classifying, together with the providers of individual cookies.
None
Powered by