SMARTMEDAN.COM – Menteri Koperasi RI Ferry Juliantono menyebut penganugerahan Merga Ginting yang diterimanya dari masyarakat adat Karo bukan sekadar penghormatan budaya, melainkan amanah untuk semakin memperkuat pengabdian dan kolaborasi membangun ekonomi rakyat melalui koperasi. Ia pun merasa penganugerahan marga tersebut jadi momen tak terlupakan baginya.
Pernyataan tersebut disampaikan Ferry melalui akun Instagram pribadinya, @ferry.juliantono, Sabtu (31/7), sehari setelah menerima penganugerahan Merga Ginting dari Bupati Karo Brigjen Pol. (Purn.) dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes., pada pembukaan Festival Bunga dan Buah (FBB) Karo 2026 di Taman Mejuah-juah, Berastagi.
“Bagi saya, pemberian marga kehormatan ini bukan sekadar sebuah penghargaan, tetapi juga amanah untuk terus mengabdi dan bekerja bagi masyarakat. Kehormatan ini menjadi simbol persaudaraan, kebersamaan, dan ikatan kekeluargaan yang semakin memperkuat semangat gotong royong dalam membangun bangsa,” tulis Ferry.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Kabupaten Karo atas kehormatan yang diberikan kepadanya. Menurut Ferry, ikatan persaudaraan tersebut diharapkan semakin mempererat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam memperkuat koperasi sebagai penggerak ekonomi masyarakat.
“Saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada masyarakat Kabupaten Karo atas kepercayaan dan kehormatan yang diberikan. Semoga silaturahmi ini semakin mempererat kolaborasi dalam membangun ekonomi rakyat melalui koperasi yang kuat, modern, dan mampu menghadirkan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat,” tulisnya.
Sebelumnya, saat membuka Festival Bunga dan Buah Karo 2026, Kamis (30/7), Ferry menegaskan komitmen Kementerian Koperasi untuk mendukung penyelenggaraan festival tersebut agar meningkat menjadi agenda bertaraf internasional mulai tahun depan.
Menurut dia, Festival Bunga dan Buah Karo memiliki kekuatan karena memadukan potensi pertanian, budaya, pariwisata, dan ekonomi masyarakat dalam satu rangkaian kegiatan. Festival tersebut juga telah masuk dalam 125 Karisma Event Nusantara (KEN) Kementerian Pariwisata sehingga memiliki peluang besar menarik lebih banyak wisatawan, termasuk dari mancanegara.
“Kami akan mendukung penuh penyelenggaraan tahun depan agar skalanya meningkat menjadi kegiatan internasional,” kata Ferry.
Ia mengaku terkesan dengan tingginya antusiasme masyarakat yang memadati lokasi festival. Menurutnya, keterlibatan masyarakat menjadi modal utama bagi Kabupaten Karo untuk terus mengembangkan sektor pariwisata sekaligus memperkuat ekonomi berbasis potensi lokal.
Sementara itu, Bupati Karo Antonius Ginting mengatakan Festival Bunga dan Buah tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga media strategis untuk memperkenalkan Kabupaten Karo sebagai daerah yang kaya akan potensi pertanian, budaya, dan destinasi wisata.
Menurut Antonius, Pemerintah Kabupaten Karo terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, pelaku usaha, investor, dan berbagai pemangku kepentingan guna memperluas promosi daerah sekaligus membuka peluang investasi.
“Penting bagi Kabupaten Karo untuk melangkah lebih jauh ke panggung internasional melalui kolaborasi di bidang promosi pariwisata, investasi pertanian modern, pertukaran budaya, hingga pengembangan ekonomi kreatif,” ujar Antonius.
Sumber: ANTARASUMUT
