SMARTMEDAN.COM – Sebuah unggahan video yang menunjukkan aksi sekelompok orang tak dikenal mendatangi salah satu rumah kos di kawasan Medan Selayang mendadak viral di media sosial. Kedatangan gerombolan yang berjumlah tujuh orang tersebut sempat memicu kekhawatiran dan ketakutan para penghuni kos.
Peristiwa ini diketahui terjadi di Jalan Setia Budi, Gang Gereja Karo, Kelurahan Tanjung Sari, Kecamatan Medan Selayang pada Sabtu (7/3/2026) sore. Berdasarkan rekaman yang beredar, tujuh orang yang terdiri dari dua pria dan lima wanita tersebut mendatangi lokasi dan mengetuk pintu kamar satu per satu.
Kepala Lingkungan III Kelurahan Tanjung Sari, Julina Adhani Harahap, membenarkan kejadian tersebut setelah melakukan penelusuran. Meski sempat membuat panik, ia memastikan tidak ada tindakan pengancaman maupun kehilangan barang di lokasi tersebut.
“Untuk kos-kosan itu engga ada kehilangan dan engga ada pengancaman, cuma video yang beredar itu memang benar mereka ngetok-getok pintu, dengan alasan mau ngasih sachet Abate gitu,” ungkap Julina saat memberikan keterangan kepada media, Rabu (11/3/2026).
Julina menjelaskan bahwa kelompok tersebut berdalih sedang melakukan penyuluhan kesehatan dan menawarkan bubuk Abate (pembasmi jentik nyamuk). Namun, cara mereka yang datang beramai-ramai dan mengetuk pintu secara agresif justru membuat para penghuni kos, yang mayoritas mahasiswa, memilih untuk mengunci diri di dalam kamar.
Berdasarkan laporan warga dan mahasiswa di sekitar wilayah Setia Budi, aksi serupa ternyata sudah terjadi beberapa kali. Julina menegaskan bahwa kegiatan penjualan produk kesehatan secara door-to-door oleh kelompok tersebut merupakan aktivitas ilegal dan bukan bagian dari program resmi pemerintah.
“Enggak. Kalau dari pemerintah, pasti dari puskesmas,” tegasnya memastikan bahwa kegiatan tersebut tidak memiliki izin resmi dari perangkat kelurahan maupun dinas kesehatan terkait.
Masyarakat dan para penghuni kos diimbau untuk tetap waspada dan tidak sembarangan membukakan pintu bagi orang asing yang tidak memiliki identitas tugas yang jelas, guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
Sumber: Tribun Medan
