SMARTMEDAN.COM, MEDAN – Pemerintah Kota Medan memberikan peringatan tegas kepada para pedagang hewan ternak kurban untuk mengutamakan kebersihan kandang guna meminimalisir penularan penyakit menjelang Idul Adha 1447 Hijriah. Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) Kota Medan, Ahmad Untung Lubis, menekankan bahwa sanitasi kandang adalah faktor krusial yang menentukan kesehatan hewan hingga hari penyembelihan tiba.
Upaya ini dilakukan untuk mencegah perkembangan bakteri maupun virus yang dapat menurunkan kualitas kesehatan hewan kurban secara drastis di tengah cuaca yang tidak menentu. “Kebersihan kandang harus diperhatikan agar bakteri maupun virus yang bisa menyerang hewan kurban tidak mudah berkembang,” tegas Untung pada Selasa (12/5).
Selain aspek kebersihan lingkungan, para pedagang juga diinstruksikan untuk lebih teliti dalam memperhatikan pola makan, asupan gizi, serta memenuhi kebutuhan dasar hewan ternak lainnya. Langkah ini dianggap sangat penting untuk memastikan hewan tetap dalam kondisi bugar dan memenuhi syarat syariat sebagai hewan kurban.
Sebagai bentuk keseriusan, Pemko Medan terus menggencarkan program sosialisasi dan edukasi langsung kepada para pedagang di berbagai titik penjualan yang tersebar di wilayah Kota Medan. “Tim terus melakukan sosialisasi serta edukasi kepada para pedagang,” tambah Untung menjelaskan komitmen jajarannya di lapangan.
Sebagai langkah antisipasi lebih lanjut, Pemko Medan akan memperketat pengawasan terhadap lalu lintas hewan ternak yang masuk ke wilayah Kota Medan. Pengawasan ketat ini bertujuan untuk menjamin bahwa seluruh stok hewan yang beredar di masyarakat benar-benar terbebas dari ancaman penyakit menular. Saat ini, pihak DKP3 masih dalam proses pendataan menyeluruh mengenai total kebutuhan hewan kurban di Kota Medan serta pemetaan kondisi kesehatan hewan yang sedang diperjualbelikan saat ini.
Data mencakup jumlah hewan yang sehat maupun yang terindikasi sakit akan segera disampaikan secara transparan kepada publik setelah proses pendataan rampung. Pemerintah mendorong kolaborasi aktif dari para pedagang untuk bersama-sama menjaga standar kualitas hewan ternak agar tidak terserang penyakit yang merugikan baik pedagang maupun konsumen.
“Yang pasti kami mendorong para pedagang agar benar-benar memperhatikan kebutuhan hewan agar tidak terserang penyakit,” tutupnya. Dengan pengawasan yang intensif, perayaan Idul Adha tahun ini yang diharapkan di Kota Medan dapat berjalan lancar dengan jaminan hewan kurban yang sehat dan berkualitas.
Sumber: Tribun Medan
