SMARTMEDAN.COM, BALIGE – Kabupaten Toba menarik perhatian investor internasional. Sejumlah pengusaha asal Jepang melakukan kunjungan kerja untuk menjajaki peluang investasi di sektor pariwisata, pertanian, dan energi terbarukan. Kehadiran para investor ini disambut langsung oleh Bupati Toba, Effendi Napitupulu, di Balige, Rabu (8/4/2026).
Rombongan investor tersebut terdiri dari Kato Kosuke (Direktur Utama EBT Japan) dan Isono (Direktur Utama Bifudo Partner Nusantara), didampingi Anggota Dewan Provinsi Okayama, Torri. Bupati Effendi menegaskan bahwa Kabupaten Toba merupakan bagian dari Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) yang memiliki potensi alam luar biasa serta keunggulan di bidang hortikultura dan perikanan.
“Kami membuka diri seluas-luasnya bagi para investor, termasuk dari Jepang. Pemkab Toba berkomitmen memberikan kemudahan perizinan, kepastian hukum, serta peningkatan infrastruktur guna menciptakan iklim investasi yang kondusif,” ujar Bupati Effendi Napitupulu.
Dalam diskusi tersebut, Anggota Dewan Provinsi Okayama, Torri, menyoroti potensi sektor pertanian. Ia menawarkan dukungan teknologi dari Okayama, khususnya dalam pengembangan komoditas bernilai tinggi seperti anggur. “Pertanian paling besar di Okayama adalah anggur dan itu sangat mahal. Kami bisa hadirkan teknologi tersebut ke sini,” kata Torri.
Sementara itu, Kato Kosuke dari EBT Japan menekankan bahwa keberhasilan investasi, khususnya di bidang pertanian, sangat bergantung pada kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Ia menyatakan kesiapannya untuk melatih tenaga kerja lokal asal Toba langsung di Jepang agar memiliki keahlian yang mumpuni.
“Kami butuh SDM yang benar-benar terlatih. Kami siap melatih calon pekerja di Jepang; syaratnya tidak harus berpendidikan tinggi, cukup kemauan dan kegigihan,” ungkap Kato Kosuke.
Pertemuan strategis ini diakhiri dengan pemaparan detail peluang investasi serta pemberian cenderamata berupa ulos kepada para tamu mancanegara sebagai bentuk penghormatan dan keramahan khas masyarakat Toba.
Sumber: Tribun Medan
