SMARTMEDAN.COM, MEDAN – Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, memberikan tanggapan terkait instruksi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian agar daerah dengan fiskal berlebih di Sumut menyalurkan dana hibah ke daerah terdampak bencana di Aceh. Bobby menegaskan bahwa saat ini Sumatera Utara sendiri masih sangat membutuhkan bantuan karena banyaknya wilayah yang terkena bencana banjir dan longsor, Senin (30/3/2026).
Bobby menjelaskan bahwa persoalan ini bukan sekadar masalah daerah “kaya” atau tidak, melainkan tentang pemenuhan kebutuhan mendesak di lapangan. Menurutnya, Sumut masuk dalam daftar daerah yang terdampak bencana cukup parah, di mana beberapa kabupaten seperti Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, Tapanuli Utara, hingga Humbahas masih memiliki infrastruktur jalan yang terputus dan belum terbangun sepenuhnya.
“Tanggapan saya, ini kan masalah kebutuhan. Di daerah kita sendiri masih terkena bencana dan masih ada kebutuhan dana. Lebih bijak jika dana tersebut diarahkan untuk daerah kita yang belum pulih secara penuh,” ujar Bobby usai menghadiri Rapat Paripurna DPRD Sumut.
Terkait imbauan Mendagri agar kota besar seperti Medan dan Deli Serdang memberikan bantuan langsung ke Aceh, Bobby menyerahkan keputusan tersebut sepenuhnya kepada kebijakan bupati dan wali kota masing-masing.
Namun, ia menekankan bahwa setiap dampak bencana, sekecil apa pun skalanya, tetap menjadi prioritas pemerintah untuk diselesaikan terlebih dahulu di wilayah sendiri.
Sebelumnya, Mendagri Tito Karnavian menginstruksikan strategi gotong-royong nasional dalam pemulihan pascabencana di Sumatera. Ia meminta daerah yang memiliki kapasitas fiskal lebih atau tidak terdampak bencana untuk membantu daerah yang mengalami kerusakan infrastruktur berat melalui mekanisme hibah, guna mengatasi ketimpangan alokasi dana Transfer ke Daerah (TKD).
Sumber: Tribun Medan
