SMARTMEDAN.COM – Pengadilan Negeri (PN) Medan mengkampanyekan penerapan Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) melalui kegiatan gerak jalan sehat yang diikuti sekitar 300 warga PN Medan di Kota Medan, Sumatera Utara.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dan HUT ke-81 Mahkamah Agung Republik Indonesia.
Humas PN Medan As’ad Rahim Lubis, SH, MH, mengatakan kegiatan gerak jalan sehat dilaksanakan pada Jumat (14/8) dan dilepas oleh Ketua PN Medan Mardison, SH, MH, dari halaman kantor PN Medan.
“Setelah gerak jalan sehat, warga PN Medan melaksanakan kampanye publik penerapan anti penyuapan (SMAP) di Lapangan Kebun Bunga Kota Medan dengan membagikan brosur kepada masyarakat,” kata As’ad dalam keterangan tertulis yang diterima di Medan, Sabtu (15/8).
Ia menjelaskan kampanye tersebut bertujuan menyampaikan kepada masyarakat bahwa PN Medan sedang menerapkan program SMAP sekaligus mengajak masyarakat mendukung upaya pencegahan praktik penyuapan.
As’ad mengajak masyarakat untuk tidak memberikan gratifikasi, sogokan, hadiah, tip, imbalan maupun bentuk pemberian lainnya atas pelayanan ataupun proses penegakan hukum di PN Medan.
“Masyarakat kami minta membantu dan mendukungnya dengan tidak memberikan gratifikasi, sogokan, hadiah, tip, imbalan dan lainnya atas pelayanan maupun proses penegakan hukum di PN Medan,” ujarnya.
Menurut dia, penerapan SMAP merupakan bagian dari komitmen PN Medan dalam memberikan pelayanan dan menjalankan proses penegakan hukum secara berintegritas.
Sementara itu, Ketua Panitia Peringatan HUT ke-81 RI dan HUT ke-81 MA RI Abdul Hadi Nasution, SH, MH, mengatakan rangkaian kegiatan peringatan telah dilaksanakan sejak awal Agustus 2026 dengan melibatkan seluruh warga PN Medan.
“Kegiatan diikuti hakim, aparatur, honorer, serta ibu-ibu Dharmayukti Karini,” katanya.
Berbagai kegiatan yang digelar meliputi pertandingan olahraga seperti catur, domino, tenis meja dan tenis lapangan, lomba memasak, battle karaoke, kegiatan sosial donor darah dan pemeriksaan kesehatan, lomba kebersihan, gerak jalan sehat, kampanye publik anti penyuapan serta aneka permainan rakyat.
Khusus kegiatan donor darah yang bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Medan pada Senin (10/8), sebanyak 53 warga PN Medan berhasil mendonorkan darahnya.
“Untuk seluruh kebutuhan dana kegiatan ini bersumber dari dana internal, yaitu IKAHI, IPASPI, BAPOR dan PTWP PN Medan,” ujar Abdul Hadi.
Rangkaian kegiatan akan dilanjutkan dengan upacara HUT ke-81 RI pada Senin (17/8), sedangkan seluruh rangkaian peringatan ditutup dengan upacara HUT ke-81 Mahkamah Agung RI pada Rabu (19/8).
Juru Bicara PN Medan Soniady Drajat Sadarisman mengatakan kampanye publik penerapan SMAP menjadi bagian penting dalam membangun kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pelayanan peradilan yang bersih dan bebas dari praktik penyuapan.
Ia berharap masyarakat turut mendukung upaya tersebut dengan menolak segala bentuk pemberian yang berkaitan dengan pelayanan maupun proses hukum di PN Medan.
“Kampanye tersebut diharapkan dapat memperkuat komitmen bersama antara lembaga peradilan dan masyarakat dalam mewujudkan pelayanan publik yang berintegritas,” ujar Soniady.
Sumber: ANTARASUMUT
