SMARTMEDAN.COM – Perum Bulog Kantor Wilayah Sumatera Utara menerima tambahan sebanyak 18.000 ton beras guna memperkuat kebutuhan pangan masyarakat di wilayah tersebut agar tetap terpenuhi.
“Pada bulan ini, kami mendapatkan tambahan beras dari pusat sebanyak 18.000 ton yang didatangkan secara bertahap,” ujar Pemimpin Wilayah Perum Bulog Sumatera Utara Budi Cahyanto di Medan, Rabu.
Budi mengatakan tambahan beras tersebut akan digunakan untuk penyaluran beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) serta Program Bantuan Pangan periode Juli 2026.
Ia mengatakan Program Bantuan Pangan tersebut membutuhkan sekitar 17.546 ton beras untuk disalurkan kepada sekitar 1,7 juta penerima manfaat di Sumatera Utara.
“Begitu juga penyaluran beras SPHP yang terus kami tingkatkan melalui mitra, seiring mulai naiknya harga beras di pasaran karena belum memasuki musim panen,” katanya.
Menurut dia, penyaluran beras SPHP saat ini mencapai 350-400 ton per hari kepada seluruh mitra di Sumatera Utara, meningkat dibandingkan hari biasa yang berkisar 300 ton per hari.
“Dengan adanya pasokan beras SPHP di sejumlah mitra tersebut, diharapkan harga beras tetap stabil di pasar,” ucapnya.
Bulog Sumut memastikan ketersediaan beras SPHP di pasar dalam kondisi aman, seiring peningkatan penyaluran kepada para mitra. Kondisi tersebut juga didukung oleh stok beras di gudang Bulog Sumut yang mencapai sekitar 47.000 ton, sehingga dinilai cukup untuk menjaga ketersediaan pangan di Sumatera Utara.
Karena itu, Bulog mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian secara berlebihan karena penyaluran beras SPHP terus dilakukan secara bertahap melalui jaringan pengecer resmi.
Sumber: ANTARASUMUT
