SMARTMEDAN.COM, MEDAN – Tim PSMS Medan U-19 tengah berupaya bangkit dalam ajang Elite Pro Academy (EPA) Championship U-19 musim 2026. Dari dua laga awal di Grup C, skuad Ayam Kinantan Muda baru mengoleksi satu poin hasil dari sekali imbang melawan PSIS Semarang dan sekali kalah dari Persipura Jayapura, Kamis (9/4/2026).
Pelatih PSMS Medan U-19, Kas Hartadi, mengakui adanya kelemahan mendasar dalam skuad asuhannya, terutama pada penyelesaian akhir (finishing). Ia mencatat banyak peluang emas yang tercipta namun gagal dikonversi menjadi gol yang bisa mengubah keadaan di lapangan.
“Finishing masih menjadi kendala utama pemain kita. Banyak peluang yang didapatkan tapi belum bisa dimaksimalkan dengan baik,” ujar Kas Hartadi saat memberikan keterangan terkait evaluasi tim, Selasa (7/4/2026).
Selain urusan mencetak gol, sektor pertahanan juga menjadi sorotan. Kas Hartadi menilai antisipasi terhadap bola-bola mati (set piece) dan umpan silang (crossing) lawan masih lemah. Beberapa gol yang bersarang di gawang PSMS U-19 justru berawal dari situasi tersebut, sehingga perbaikan koordinasi lini belakang menjadi prioritas dalam sesi latihan pekan ini.
Menatap laga selanjutnya melawan Persekat Tegal U-19 pada Minggu (12/4/2026) mendatang, Kas Hartadi memasang target kemenangan perdana. Poin penuh sangat dibutuhkan untuk memperbaiki posisi di klasemen sementara yang saat ini masih berada di dasar Grup C.
“Target kita adalah bermain lebih baik dan mengamankan tiga poin lawan Persekat Tegal nanti. Persaingan di grup ini cukup ketat karena kualitas tim relatif merata, jadi setiap poin sangat berharga untuk menjaga asa lolos ke fase berikutnya,” pungkasnya.
Sumber: Tribun Medan
