SMARTMEDAN.COM, MEDAN – Pengurus Provinsi Kickboxing Indonesia (KBI) Sumatera Utara mulai mematangkan persiapan para atlet yang tergabung dalam Program Pembinaan Intensif (PPI) KONI Sumut. Langkah awal ini dilakukan melalui tes fisik formatif yang digelar di GOR Basket Disporasu guna mengukur kondisi dasar para atlet sebelum memasuki fase latihan berat, Rabu (8/4/2026).
Pelatih Kickboxing Sumut, Sadarmawati Simbolon, menjelaskan bahwa tes fisik ini sangat krusial sebagai acuan evaluasi perkembangan atlet ke depannya. Dari total 10 atlet dalam program PPI, sebanyak sembilan atlet mengikuti tes tersebut, sementara satu atlet absen karena cedera.
“Tes fisik formatif ini merupakan tahap awal. Sekitar satu hingga satu setengah bulan ke depan, kita akan kembali melakukan tes serupa untuk melihat sejauh mana peningkatan fisik atlet setelah menjalani program latihan intensif,” ujar pelatih yang akrab disapa Icen tersebut, Selasa (7/4/2026).
Secara umum, kondisi fisik para atlet dinilai cukup baik, terutama bagi mereka yang berdomisili di Medan karena rutin menjalani latihan. Untuk menunjang program yang maksimal, tim pelatih mengombinasikan tempat latihan antara GOR Basket Disporasu dengan R12 Fighting Camp guna menyiasati keterbatasan peralatan di lokasi utama.
Icen juga memberikan penekanan keras terkait kedisiplinan. Ia menegaskan bahwa di dalam program PPI, tidak ada perlakuan khusus bagi atlet yang sudah pernah meraih prestasi besar di ajang nasional maupun internasional.
“Yang terpenting adalah disiplin. Di PPI ini tidak ada perbedaan, semua atlet sama. Tidak ada istilah juara SEA Games atau juara PON, semuanya harus tetap bekerja keras dan tidak boleh cepat berpuas diri,” tegasnya.
Melalui program pembinaan yang terukur ini, KBI Sumut optimistis para atlet mampu mencapai performa puncak dan siap bersaing membawa nama baik Sumatera Utara di berbagai ajang bergengsi mendatang.
Sumber: Tribun Medan
