SMARTMEDAN.COM – Pemerintah Provinsi Sumut kerja sama dengan Korea Selatan untuk meningkatkan fasilitas kesehatan.
Gubernur Sumut Bobby Nasution optimis kerja sama dengan Korea Selatan (Korsel) di bidang kesehatan akan memberikan dampak positif untuk pembangunan daerah.
Bobby Nasution berharap, kerja sama itu mampu meningkatkan fasilitas dan kualitas pelayanan rumah sakit sekaligus memperkuat daya tarik Sumut di sektor kesehatan.
“Kami sangat menyambut baik kedatangan rombongan dari Korea Selatan untuk memperkuat kerja sama ini, di bidang kesehatan.
Seperti juga Presiden RI, Bapak Prabowo Subianto menjadikan sektor kesehatan sebagai satu dari sekian program prioritas nasional. Kami juga di Sumatera Utara melakukan hal yang sama,” ucapnya dalam keterangan tertulis yang dilihat, Kamis (17/9/2026).
Diterangkannya, target nasional hingga 2029 adalah memastikan setiap kabupaten/kota memiliki rumah sakit yang memadai.
“Pemerintah Provinsi Sumatera Utara sudah memulai program peningkatan fasilitas Puskesmas sejak 2026 dan akan terus dikembangkan,”katanya.
Dikatakannya, peningkatan fasilitas juga dilakukan hingga tingkat kecamatan melalui puskesmas, sehingga masyarakat yang tinggal jauh dari pusat kota tetap mendapatkan layanan kesehatan berkualitas, termasuk pelayanan rawat inap.
“Kami juga mendorong pembangunan RSUD bagi daerah yang belum memiliki rumah sakit, dengan bantuan keuangan,” jelasnya.
Selain pembangunan dan peningkatan fasilitas kesehatan, lanjutnya, Pemprov Sumut juga memberikan perhatian terhadap rumah sakit yang telah ada, khususnya dari sisi fasilitas, pelayanan, dan sumber daya manusia (SDM).
“Sumatera Utara memiliki RS Haji, RS Jiwa, RS Mata dan Paru. Dan kami ingin seluruh fasilitas tersebut terus dikembangkan agar mampu memberikan pelayanan yang lebih baik,” tuturnya.
Bobby mengatakan, kerja sama di bidang kesehatan dengan Korea Selatan tersebut merupakan salah satu inisiatif yang telah lama didorong Pemprov Sumut.
Karena itu, Bobby berharap implementasi kerja sama dilakukan secara transparan dan terhindar dari isu negatif, termasuk dugaan korupsi.
“Kami berharap kerja sama ini menjadi contoh yang baik, serta bermanfaat nyata bagi masyaraat. Untuk itu sekali lagi kami sampaikan terima kasih kepada Duta Besar Korea Selatan dan rombongan karena telah hadir membawa pihak RS untuk menjembatani dua belah pihak,” jelasnya.
Sementara itu, Duta Besar Korea Selatan untuk Indonesia, Yoon Soongu, mengatakan, negaranya memiliki komitmen untuk membantu negara-negara berkembang.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui berbagai skema, termasuk pinjaman maupun bantuan lainnya, serta investasi di Indonesia.
“Targetnya, kerja sama ini dapat terus bersinergi dan segera diwujudkan dalam bentuk proyek nyata. Kami juga berharap langkahnya berjalan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.
Sumber: Tribun Medan
