
SMARTMEDAN.COM – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan forum Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle (IMT-GT) dapat mempercepat pengembangan proyek-proyek strategis di tiga negara anggotanya.
Menurut Airlangga, salah satu proyek yang dapat didorong melalui kerja sama tersebut adalah pengembangan kawasan ekonomi khusus (KEK) di Indonesia, Malaysia, dan Thailand.
“Ini didorong percepatan daripada proyek-proyek strategis di kawasan. Salah satunya kita lihat dari berbagai negara mempersiapkan special economic zone (kawasan ekonomi khusus), baik itu Malaysia, Thailand maupun Indonesia,” kata Airlangga seusai menghadiri Pertemuan Tingkat Menteri IMT-GT ke-32 di Medan, Kamis.
Airlangga berharap pengembangan KEK di Sumatera Utara dapat semakin ditingkatkan sebagai bagian dari integrasi kerja sama ekonomi di kawasan IMT-GT.
“Oleh karena itu, saya berharap bahwa special economic zone yang ada di Sumatera Utara juga bisa meningkat, karena ini menjadi integrasi kerja sama di kawasan ini,” ujarnya.
Sementara itu, Menteri Ekonomi Malaysia Akmal Nasrullah bin Mohd Nasir mengatakan masih terdapat berbagai peluang yang dapat dikembangkan melalui kerja sama IMT-GT.
Salah satunya adalah sektor energi baru terbarukan, termasuk penguatan rencana Jaringan Listrik ASEAN (ASEAN Power Grid) sebagai jaringan listrik regional di Asia Tenggara.
Selain itu, menurut Akmal, peningkatan konektivitas melalui berbagai proyek fisik dapat semakin mempererat hubungan antara Indonesia, Malaysia, dan Thailand.
“Malah saya sempat berjenaka dengan Pak Menteri (Airlangga), kalau ke Medan dari Kuala Lumpur itu hanya satu jam, tapi kalau ke Jakarta dua jam. Itu menunjukkan betapa pentingnya kedekatan geografis kita digunakan dengan sebaik mungkin,” kata Akmal.
Wakil Menteri pada Kantor Perdana Menteri Thailand Thanadit Raktabutr mengapresiasi pelayanan dan sambutan yang diberikan Indonesia sebagai tuan rumah pertemuan tersebut.
Thanadit mengatakan Thailand membawa 71 pejabat senior untuk mengikuti Pertemuan Tingkat Menteri IMT-GT ke-32 di Medan.
“Thailand merasa sangat terhormat berada di sini dan sangat senang berpartisipasi dalam IMT-GT. Kami membawa 71 pejabat senior, termasuk saya sendiri dan seluruh delegasi pejabat pemerintah menghadiri acara yang sangat terhormat ini,” ujarnya.
Thanadit mengatakan Thailand akan kembali berpartisipasi dalam pertemuan IMT-GT berikutnya yang dijadwalkan berlangsung di Malaysia pada 2027.
Setelah itu, Thailand akan menjadi tuan rumah pertemuan tingkat menteri IMT-GT pada 2028.
“Kami juga jadi tuan rumah pertemuan berikutnya, karena Thailand akan menjabat sebagai Ketua ASEAN pada 2028,” kata Thanadit.
Sumber: ANTARA SUMUT
