
SMARTMEDAN.COM – Informasi mengenai indeks udara di Sumatera Utara perlu diketahui oleh masyarakat.
Hal ini penting di tengah situasi erupsi Gunung Sinabung. Kemungkinan besar ada beberapa wilayah yang kualitas udaranya buruk. Ini tak lepas dari kemungkinan paparan abu vulkanik yang terbang terbawa angin.
Dari data pemantauan kualitas udara terbaru, wilayah yang indeks udaranya buruk itu justru Deli Tua. Sementara kualitas udara di Medan dalam kondisi baik.
Anehnya, indeks udara di Berastagi dalam kategori sedang. Untuk Kota Pematangsiantar, Lubuk Pakam dan Binjai juga dalam kategori sedang.
Rincian AQI (Indeks Kualitas Udara) di Sumatera Utara
Berikut ini adalah rincian indeks kualitas udara di beberapa wilayah di Sumatera Utara.
Kota Medan: AQI 28 (Baik)
Sunggal: AQI 82 (Sedang)
Belawan: AQI 64 (Sedang)
Berastagi: AQI 69 (Sedang)
Lubuk Pakam: AQI 71 (Sedang)
Binjai: AQI 65 (Sedang)
Pematangsiantar: AQI 93 (Sedang)
Deli Tua: AQI 114 (Tidak Sehat Bagi Kelompok Sensitif)
Partikel Kecil
Indeks udara di Sumatera Utara ini dilihat dari sejauh mana penyebaran PM2.5.
M2.5 adalah partikel udara sangat kecil dengan diameter ≤2,5 mikrometer.
Berdasarkan AQI, Deli Tua termasuk kawasan dengan kualitas udara yang sangat buruk. PM2.5 mencapai 40.8 µg/m3.
Itu artinya, partikel ini dapat mengganggu kesehatan masyarakat, khususnya bagi kelompok sensitif.
Kemudian, untuk wilayah Berastagi, Kabupaten Karo, tempat terdekat dari erupsi Gunung Sinabung justru jumlah partikelnya lebih kecil.
Di Berastagi PM2.5 sebesar 18.6 µg/m3. Sedangkan di Lubuk Pakam, PM2.5 senilai 19.7 µg/m3.
Untuk Kota Medan sendiri, PM2.5 sebesar 6 µg/m3. Kota Medan masuk sebagai kawasan dengan udara baik.
Penggunaan Masker
Bagi wilayah yang indeks kualitas udaranya tidak sehat disarankan menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah.
Sebab, partikel kecil ini sangat mudah sekali terhirup.
Khusus untuk wilayah dengan kualitas buruk disarankan juga untuk menutup jendela rumah, dan menggunakan penyaring udara untuk melindungi kesehatan.
Bila tidak ada keperluan mendesak, sebaiknya kurangi aktivitas di luar ruangan.
Sumber: Tribun Medan
